Senin, 09 Januari 2012

Strategi Belajar Siswa dan Peranan Guru Dalam Menghadapi Olimpiade




 By : Rusdin, S.Si
(Pembina Fosmim-Makassar)

A. Strategi Belajar

Strategi belajar yang sebaiknya dilakukan oleh siswa (santri) untuk menghadapi olimpiade matematika, di antaranya adalah:

1. Tahu manfaat dan tujuan
2. Membiasakan diri untuk berpikir kreatif
3. Membiasakan untuk berpikir sistematis, terstruktur dan logis dalam memecahkan
    masalah
4. Membiasakan untuk memahami dan tidak hanya mengingat
5. Mengembangkan kemampuan berpikir, kemampuan bernalar, kemampuan memecahkan masalah   dan kemampuan berkomunikasi
6. Aktif bertanya ke guru ataupun pembina
7. Aktif mencari materi olimpiade dari berbagai sumber belajar (buku-buku referensi dan internet)
8. Pada tahap yang lebih lanjut siswa (santri) harus mempunyai kemampuan untuk.transfer of  learning yaitu kemampuan untuk mengembangkan hal-hal yang pernah dipelajari untuk menghadapi situasi yang baru yang belum pernah dihadapi sebelumnya
9. Pada akhirnya siswa (santri) diharapkan untuk dapat “berpikir dan bekerja matematika”
    (thinking and working mathematically)

B. Peran Guru (Pembina)

Peran guru dalam mengoptimalkan potensi matematika yang dimiliki oleh siswanya melalui pembinaan olimpiade adalah:

1. Menanamkan konsep dasar matematika yang benar

2. Menanamkan sikap dan kebiasaan untuk berpikir kreatif, sistematis, terstruktur,
    logis, mengembangkan kemampuan bernalar, kemampuan memecahkan masalah,
    kemampuan berkomunikasi dan kemampuan menghubungkan-hubungkan

3. Mengidentifikasi siswa (santri) yang potensial dan memelihara serta mengoptimalkan potensi siswa tersebut

4. Menjalin hubungan dan komunikasi yang lebih baik dengan siswa (santri)

5. Memotivasi siswa(santri)

Banyak berdo’a kepada Allah yang Maha Mengetahui, agar diberi petunjuk dan Ilmu Pengetahuan yang bermanfaat serta rezki dan umur yang berkah...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar